Menulis Itu Tak Mudah

Menulis bagi saya bukanlah pekerjaan mudah. Beberapa kali mencoba membuat  blog, saya merasakan betul bagaimana susahnya membuat satu tulisan. Lagipula pada dasarnya saya memang tidak pandai mengolah kata-kata menjadi kalimat demi kalimat dan membentuk satu buah tulisan.

Saya ingat betul waktu masih duduk di bangku sekolah dulu saya merasa malas bila tiba waktunya pelajaran Bahasa Indonesia dan ada tugas mengarang. Tapi mau tak mau tugas itu harus dikerjakan. Yang saya tahu dalam mengerjakan tugas mengarang ada beberapa langkah yang harus diperhatikan. Pertama tentukan tema karangan. Kedua tentukan jenis karangan ada narasi, deskripsi, eksposisi dan argumentasi. Ketiga buat kerangka karangan yang meliputi pendahuluan, isi karangan dan penutup karangan. Baru keempat tentukan judul karangan. Tapi dengan mengikuti langkah-langkah tersebut saya masih saja mengalami kesulitan terutama di awal-awal tulisan.

Entahlah saya selalu merasa ada yang janggal dengan tulisan saya. Pada dasarnya saya ingin tulisan saya mempunyai kesalahan sekecil mungkin meskipun saya sadar tidak ada salah benar dalam hal mengarang. Masalahnya apakah tulisan itu nantinya menarik atau tidak untuk dibaca oleh orang lain terutama oleh guru waktu itu.

Kesulitan menulis masih saya alami hingga saat ini. Saya sudah membaca berbagai tips di beberapa website dan blog, hasilnya saya hanya bisa memahami cara menulis yangbaik tanpa bisa mempraktekkan bagaimana menulis yang baik itu. Dari beberapa tips yang pernah saya baca, ada dua tips yang menurut saya cukup mewakili bagaimana menulis yang baik. Dua tips itu yaitu:

  • Teruslah berlatih menulis. Jangan pernah berhenti menulis. Sebab menulis itu seperti menyetir mobil. Semakin tinggi jam terbang maka keahlian menulis juga akan semakin baik.
  • Rajin-rajinlah membaca buku-buku yang berkualitas. Jika tubuh kita diibaratkan “pabrik penulis”, maka inputnya – antara lain adalah bacaan, dan outputnya (atau produk yang dihasilkan) adalah tulisan. Dengan demikian, kegiatan membaca bagi seorang penulis sangat penting. Tulisan kita akan banyak diwarnai oleh jenis bacaan yang kita lahap. Bila Anda rajin membaca teenlit, maka Anda akan menjadi seorang penulis teenlit. Bila Anda rajin membaca opini di surat kabar, maka Anda akan menjadi seorang penulis opini. Demikian seterusnya.

Itu hanyalah dua tips yang pernah saya baca di sebuah blog. Tentunya masih ada banyak lagi tips dan cara untuk menulis yang baik dan menarik. Tapi bagi saya menulis memang memerlukan keahlian khusus dan saya sadar saya masih perlu banyak balajar dan berlatih untuk  bisa membuat tulisan yang baik.(Harr/Randublatung)

  1. Selamat menulis, kawanku.

    • Usup Supriyadi
    • Juni 21st, 2010

    Saya pikir kata “saya masih perlu banyak balajar dan berlatih untuk bisa membuat tulisan yang baik” wajib terus kita patrikan dalam sanubari kita, tidak ada batas untuk belajar, karena ketika kita berinisiatif untuk berhenti belajar, biasanya tembul rasa merasa sudah pintar, padahal orang pintar adalah orang yang tidak pernah berhenti belajar, alias dia belajar sepanjang hayat.😉

    semangatlah, menulislah sebelum kiamat atau dilarang.😆

  2. mencoba dan salah itu lebih baik daripada tidak pernah salah karena tidak mau coba

    menulis….
    bukan standar orang lain melainkan ungkapan hati kita
    bukan penilaian, melainkan ide yang orisinil
    bukan penghargaan, melainkan kepuasan jiwa mengurai perasaan….
    bukan harta benda sebagai balasan, melainkan bagaimana bisa bermanfaat bagi semua

    • imam sby
    • Maret 15th, 2012

    Mungkin saya bisa ikut membantu
    1. Jadilah penulis jangan jadi editor, jadi selama menulis jangan lah tulisan itu dibaca lagi dan kemudian di edit untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik, hentikan cara itu, terus saja menulis dan tul;is apa yang terlintas dipikiran kita, apakah kalimat baik atau tidak

  1. Februari 8th, 2012
    Trackback from : local answering service

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: