BLT, Bantuan Untuk Siapa ?

Dalam waktu dekat pemerintah berencana memberikan Bantuan Langsung Tunai kepada warga yang kurang mampu sebagai kompensasi atas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak ( BBM ) yang rencananya akan terjadi pada pertengahan bulan Juni ini. Tapi seperti pelaksanaan sebelumnya, pemberian BLT kali ini sepertinya tidak akan jauh – jauh dari yang namanya kontroversi.

Seperti halnya pelaksanaan program BLT sebelumnya tahun 2005/2006 yang sarat dengan protes dari sana sini terutama dari kalangan masyarakat sendiri, dimana masyarakat yang dinilai lebih mampu dan cukup mampu dalam hal ekonomi ternyata banyak yang mendapat ‘jatah’ BLT, sementara warga yang secara kasat mata tidak mampu banyak yang tidak mendapat bantuan itu.

Pelaksanaan program BLT kali ini ternyata juga mendapat penolakan dari beberapa Pemerintahan Daerah TIngkat Kabupaten dan Kecamatan. Seperti yang terjadi di Surabaya dimana para Camat di sana mengeluhkan tentang data penerima BLT yang mengacu pada data BPS 2005. Mereka juga mengeluhkan perbedaan sosialisasi antara PT Pos Indonesia dengan pemerintah pusat.

Protes para camat itu terungkap dalam pertemuan koordinasi BLT antara Pemkot Surabaya, Pemerintah pusat, PT Pos Indonesia, aparat Kepolisian dan para camat di ruang sidang walikota Senin ( 19/05). Menurut para Camat, penggunaan data 2005 akan menyulitkan dalam menentukan warga yang berhak menerima dana BLT. Sebab selang waktu tiga tahun ini diyakini telah terjadi banyak perubahan kondisi di lapangan. Perubahan itu bisa meliputi keluarga miskin penerima BLT tahun 2005 sudah meninggal, pindah alamat atau tidak layak lagi menerima bantuan karena sudah mampu secara ekonomi.

Pemerintah boleh beralasan memberikan bantuan ini untuk warga yang kurang mampu, tapi pelaksanaannya sendiri apa pemerintah berani menjamin bahwa penerimanya adalah orang – orang yang tepat sasaran. Karena pendata yang hanyalah orang setingkat ketua RT/RW tentunya sangat rentan dengan yang namanya ‘kolusi’ dan ‘nepotisme’. Di zaman susah seperti ini apa saja akan dilakukan untuk mendapatkan uang.  Makanya tidak heran bahwa  para penerima BLT  2005/2006 banyak di antaranya adalah orang dekat atau kerabat Ketua RT/RW setempat yang sebenarnya mampu secara ekonomi.

Jadi jangan sampai niat baik pemerintah yang ingin membantu rakyatnya yang kurang mampu justru menimbulkan ketidakadilan dan banyak disalahgunakan di sana sini.

***

  1. Tulisan artikel di blog Anda bagus-bagus. Agar lebih bermanfaat lagi, Anda bisa lebih mempromosikan dan mempopulerkan artikel Anda di Social Bookmarking Indonesia http://www.infoGue.com ke semua pembaca di seluruh Indonesia. Salam Blogger!
    http://www.infogue.com/
    http://politik.infogue.com/blt_bantuan_untuk_siapa_

    • randublatung
    • Mei 22nd, 2008

    makasih usulannya,

  2. BLT?? saya rasa ini konyol, kayak tukang obat yang nyebarin penyakit, lalu ngejual obat penawarnya (eh bukan ngejual ding, memberi… biar dikira pahlawan, oh kacau!!!).

    • Joy
    • November 16th, 2008

    pentingkah bantuan seperti itu?
    Saya pikir bantuan seperti itu memiliki dampak negatif yang sangat besar yaitu pembodohan masyarakat.

    kenapa saya bilang sperti ini, tahu sendiri kan orang indonesia itu kaya apa, sekali dibantu, mereka akan terus berharap bantuan itu, dan akan malas berusaha sendiri.

    bantuan itu perlu, tapi jangan yang seperti ini. berikanlah bantuan yang bersifat mendidik, membimbing. seperti pembinaan tentang usaha kecil, dll.

    maaf saya bukan pakar tentang ini.

  1. Februari 8th, 2012
    Trackback from : answering service las vegas
  2. Mei 11th, 2012
    Trackback from : how to become a call girl

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: