Muak dijejali iklan Soetrisno Bachir

Beberapa hari belakangan ini kita sering sekali melihat profil iklan atau iklan profil dari Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir, karena iklan ini muncul di Televisi dan tidak pandang waktu mau pagi, siang, sore, ataupun malam ada saja iklan ini di hampir semua Stasiun Televisi.

Kalau cuma sekali dua kali mungkin tidak akan merasa bosan, tapi ini mungkin mencapai angka ratusan kali bahkan mugkin lebih jika ditotal dari awal kemunculannya. Yang lebih menggemaskan, setahu saya memasang iklan di televisi membutuhkan dana yang tidak sedikit, apalagi jika di pasang pada jam tayang utama atau biasa disebut Primetime. Angkanya bisa mencapai puluhan juta sekali tayang. Padahal ini tidak cuma sekali dua kali, bisa dibayangkan berapa nominal uang yang harus dikeluarkan untuk membiayai pemasangan iklan ini.

Di saat masyarakat sedang gundah dengan adanya rencana kenaikan harga BBM, eh ada orang yang dengan santainya menghambur – hamburkan uang untuk hal yang menurut saya tidak ada gunanya. Kenapa saya bilang tidak ada gunanya, karena mau beriklan ribuan kali atau bahkan jutaan kali toh tidak akan merubah apapun.

Iklan ini mungkin dan sudah pasti terkait dengan Pemilu 2009, dimana tokoh ini pastinya mengincar posisi tertentu entah itu Presiden, Wakil Presiden Atau apapun itu. Tapi ‘mbok yao’ lebih arif dan lebih melihat keadaan sekitar yang sedang morat – marit ini. Slogan dalam iklannya sendiri yang menyebutkan “Hidup Adalah Perbuatan” juga rasanya basi untuk keadaan sekarang ini. Semua orang juga tahu bahwa hidup ya pasti berbuat sesuatu, kalau sudah tidak berbuat apa – apa ya itu namanya mati.

***

    • asuna17
    • Mei 15th, 2008

    Tulisan artikel di blog Anda bagus-bagus. Agar lebih bermanfaat lagi, Anda bisa lebih mempromosikan dan mempopulerkan artikel Anda di infoGue.com ke semua pembaca di seluruh Indonesia. Salam Blogger!
    http://www.infogue.com/
    http://politik.infogue.com/muak_dijejali_iklan_soetrisno_bachir

    • randublatung
    • Mei 15th, 2008

    terima kasih masukannya..
    dipertimbangkan..

    • seno
    • Mei 15th, 2008

    So pasti!.. Semua orang parpol atau politisi pasti arahnya kekuasaan(will to power), apa-apa perbuatan yang dilakukan berdasarkan pertimbangan stratak(strategi dan taktik) yang jeli cenderung oportunis. Hal seperti ini bisa dipandang sah-sah saja.
    Kebanyakan parpol di indonesia sekarang ini, dalam mempopulerkan politisinya tak lebih seperti perusahaan-perusahaan(corporates) yang sedang menawarkan produk-produk; mereka ini memasang spanduk di tempat2 strategis, iklan di semua media baik cetak atau elektronik, dan pamflet2. yang semua ini kadang membuat kumuh pemandangan lingkungan.

    Semua keanehan prilaku yang cenderung melekat di hampir semua politisi, baik yang masih di partai politik atau yang sudah mencicipi kekuasaan(eksekutif/legislatif), seperti sifat elitis, suka korupsi, malih jadi priyayi/feodal baru, sok kuasa, anti rakyat dll.
    ini semua terjadi karena;
    1. Tidak ada mekanisme Rekrutmen kepartaian yang selektif, karir kepemimpinan yang kontinyu dan keterbukaan parpol. Kebanyakan parpol cenderung oligarkis, dikuasai segelitir elit parpol.

    2. Calon-calon politisi tidak disiapkan/didesain dari ormas/organisasi massa, calon2 politisi cenderung melompat seperti kutu loncat dari ormas jika ada peluang yang menguntungkan di parpol, tanpa ada kontrol atau ikatan kontrak politik dengan ormas tempat dia berasal, para politisi seperti tidak mewakili siapa-siapa kecuali karena upaya dia pribadi.

    3. Hampir semua politisi sebelumnya tidak mempunyai track record pengabdian kiprahnya di masyarakat, apalagi mereka yang berlatar belakang pengusaha.

    Anehnya?..ketika mereka mendapat kepercayaan rakyat untuk berkuasa, mereka ini tidak menerapkan lagi stratak sebagaimana yang dianut perusahaan/corporate, ketika mereka mengelola pemerintahan dan negara. justru yang terjadi mereka -mereka ini cenderung membangkrutkan negara dengan prilakunya yang korup luar biasa, sehingga tidak mustahil mengancam persatuan bangsa.
    Dalam penyelenggaraan pemerintahan mereka terkenal AMATIRAN, mengelola negara tak lebih seperti mengelola perusahaan keluarga. contoh kecil aja, sejak orde baru sampai sekarang PENDAPATAN NEGARA BAIK DARI BUMN ATAU LAINNYA MASIH MASUK KE REKENING2 PRIBADI PEJABAT.

    Semoga rakyat segera sadar dan menghukum politisi-politisi AMATIRAN ini dalam setiap pilkada atau pemilu.

    • kunyuk
    • Juni 23rd, 2008

    slogan hidup adalah perbuatan memang pas buat sb. biar si rizal itu tahu sebagian besar rakyat indonesia gak akan pernah lupa perbuatan busuknya sb dengan artis nia paramitha. termasuk perbuatan rizal yang mengejar ayam india waktu kunjungannnya ke india dengan rimbongan sby beberapa tahun lalu. tengik semua tuh. konsultan dan yang dikonsultani sama busuknya. bertobatlah bung, jangan bodoh2hi lagi rakyat indonesia…

  1. Perkenalkan,nama saya:Ricky,saya ingin menawarkan kerja sama,jika anda berminat,harap hubungi saya di nomor telepon:08567272981.Atas perhatiannya,saya ucapkan terima kasih.

    • Muak Pemerintah
    • September 23rd, 2008

    Berdoalah Kita Semua, Semoga Kelak Ada Karakter Yang Benar Benar Berhati Nurani, Yang Sadar Akan Keadaan Bangsa Ini. Karakter Yang Tidak Mudah Menyerah, Karakter Yang Tegas dan Rela Berkorban Yang Bisa Menjadi Pemimpin Bangsa Ini.

    Saya Sebagai Rakyat Indonesia Siap Mendukungnya Demi Perbaikan Nasib Bangsa Ini.

    • randublatung
    • September 25th, 2008

    Ya mudah – mudahan saja, kita sebagai rakyat kecil hanya bisa berdoa semoga suatu saat nanti ada sosok pemimpin yang seperti itu, yang ikhlas memimpin demi kepentingan bangsa bukan untuk kepentingan pribadi dan golongannya saja…
    Amin.

  2. yahh… lebih muak lagi ama PKS yang mulai kliatan belangnya, astagfirullaah… sampai para pahlawan dipolitisir, warna jadi kuning, jilatin orang-orang cendana. Kasihan para kadernya pada bengong, heran dan kecewa.

    raja demo anti amerika, bush datang ngerusak ke bogor tak ada aksi massa PKS karena ada deal politik dengan SBY, Munas diadakan di Bali pusat wisata Internasional (dengan alasan klasik ‘Bali masih bumi Allah’). Emang gak ada Bumi Allah lain?

    Astagfirullaah… dunia semakin dekat kiamat.

    Benar kata Rasulullah SAW : Takutlah kalian dimana suatu masa akan hadir para Ulama yang seburuk-buruk Ulama.

    • Arummaniz
    • Desember 1st, 2008

    memang zaman wis edan, sing ra melu edan ra keduman, tapi tetep bejo sing isih waspodo (ronggowarsito)

    PKS ini sekarang memuja-muja soeharto dan melupakan dosa besarnya dalam membunuhi rakyat ketika dulu memerintah.

    demi menarik suara dari para pendukung soeharto, semua cara dihalalkan, ..betul2 partai edan, mana islam yang jadi dasarnya?????????????

    memang susah kalau agama di pakai untuk kepentingan politik…hanya jd kedok saja,,, kasihan agama islam..
    sbg moslem saja merasa perhatin dengan ini, maka susah bg saya memilihnya…

  1. Februari 13th, 2012
    Trackback from : Plastic Straws

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: