Enthung, ‘Makanan’ Khas Randublatung

Buat orang yang tinggal di sekitar hutan jati pasti tidak asing dengan nama benda yang satu ini, ‘Enthung”. Enthung sesungguhnya merupakan kepompong dari ulat pohon jati yang hendak jadi kupu kupu. Ulat – ulat ini memakan daun jati yang sedang menghijau hingga habis sehingga tinggal kerangka daunnya. Ulat yang sudah bersiap jadi kepompong biasanya akan turun ke tanah untuk siap – siap bermetamorfosa menjadi kepompong. Nah kepompong inilah yang orang – orang sekitar menyebutnya sebagai enthung.

Enthung biasanya menempel di bawah serakan sampah ataupun daun jati yang jatuh ke tanah. Bahkan ada beberapa di antaranya yang terpendam di bawah tanah. Musim enthung biasanya datang setahun sekali beberapa saat setelah datangnya musim hujan. Enthung berwarna coklat tua sampai kehitaman dengan ukuran panjang kira – kira 2 cm. Konon enthung mempunyai kandungan protein yang sangat tinggi.

Pada saat datang musim enthung, orang sekitar akan berbondong – bondong ke hutan untuk mencari si enthung ini. Ada beberapa orang memanfaatkannya sebagai pakan burung berkicau, tetapi kebanyakan orang memanfaatkannya untuk di konsumsi. Bagi orang yang sudah biasa memakannya, akan mengatakan enthung ini sangat lezat bila dimasak dengan cara digoreng atau ditumis dengan beberapa bumbu. Tapi bagi yang tidak biasa jangan coba – coba. Bagi sebagian orang, enthung bisa menyebabkan alergi berupa gatal – gatal di sekujur tubuh, orang jawa biasa menyebutnya ‘biduren’.

Saya sendiri yang puluhan tahun tinggal di sekitar hutan jati Randublatung tidak terbiasa memakannya. Istilah orang jawa “ora tawar”, atau tidak tahan dengan reaksinya pada tubuh. Saya pernah mencoba memakannya, disamping rasanya yang menurut saya memang ‘aneh’, saya juga jadi kena biduren itu tadi. Untuk mengobatinya biasanya dengan memakai ramuan madu dicampur telur ayam kampung, atau dibalur dengan parutan kunyit.

Sampai sekarang enthung masih cukup diminati, jika telah tiba musim enthung banyak orang mencarinya untuk kemudian dijual, harganya juga lumayan untuk sekedar membeli kebutuhan dapur.

***

    • Hartono
    • Juli 13th, 2008

    BAGI MASYARAKAT RANDUBLATUNG,

    PERKENALKAN NAMA SAYA HARTONO, ASLI SAMBONG, WULUNG, RANDUBLATUNG, DOMISILI DI BANDAR LAMPUNG : SEKEDAR MAU WORO-WORO BAGI SUTRESNO WAYANG KULIT MONGGO DALEM ATURI EXPLORE :

    www. javawayang.org

    TERSEDIA ANEKA LAKON WAYANG KULIT ANEKA DALANG,

    GAYA SURAKARTA, YOGYAN, PUROKERTAN,. JAWA TIMURAN, MONGGO DIPUN COBI PASTI MAK NYESS TENAN.

    SELAMAT MENIKMATI,

    SALAM WAYANG,
    HARTONO

    • randublatung
    • Juli 14th, 2008

    Matur suwun wartanipun mas har……
    salam kenal saja dari Randublatung…

    • citra
    • Juli 15th, 2008

    mas ada nomer hpnya kagak? sebagai salam perkenalan dari saya tolong dibales di citra.binardi@gmail.com

    • randublatung
    • Juli 15th, 2008

    @ Citra maaf untuk nohp kayaknya gak bisa…
    kalo mau komunikasi mungkin bisa lewat email saja,
    di harry_x09@yahoo.co.id

    makasih.

    • Solikin….
    • September 16th, 2008

    Perkenalkan namaku Solikin dari Ds.Wulung Timur-Randublatung…tepatnya Wulung Etanan…memang betul tu makanan khas Randublatung, g cuma saya ja yg suka orang2 di Desaku suka semua kebanyakan…i like it…everybody if you want send message to me, it’s my profile likin_andre@yahoo.co.id

    maturnuwun…n thanks…

    • randublatung
    • September 19th, 2008

    Maturnuwun juga mas solikin……
    salam kenal

    • Joy
    • November 16th, 2008

    Saya akui makanan khas randublatung itu enthung, tapi sepertinya sekarang sudah mulai berubah. karena disana ada Suatu warung makanan baru tapi menu lama yang sangat menarik perhatian masyarakat Randublatung.

    SALEWANG, adalah warung yang saya maksud.
    saya tidak mau menyebutkan menunya apa, yang jelas jika pembacanya dari randublatung pasti tahu yang namanya SALEWANG.

    terima kasih

    • sriyatun
    • November 16th, 2008

    yo pancen tenan sakiki no warung mkn sing wis populer ning randublatng…

    salewang…? hmmmm tiap namany dsbut g’ da orang yg g’ tauu…..wrng mkn yg beda dari yg lainn…….

    weeeeee’

    wong randublaung…… sakiki kan lagi usum enthung… yo podho bali ndeso nggolek enthungggggggggg……

    hehehe……selak ra uman lho……

    • Joy
    • November 22nd, 2008

    Protein tinggi so pasti enthung poenya!
    Yu Sri, panjenengan teng pundi?
    kulo pesen enthunge mawon, soale kulo dereng saget wangsul.

    suwun!

    • pencok
    • Desember 22nd, 2008

    Enthung ……. ga’ono tunggale sing mung wong Randu ayo podo bali golek enthung

    • pencok
    • Desember 22nd, 2008

    hloo….sedulur kabeh Q darto pencok omahku mburi stasiun randu ono sing kenal ra?

  1. wis gak jamanani nek wong randu saiki gak doyan enthung

    • heri
    • Februari 21st, 2009

    entung iku enak tinimbang iwake salewang

  2. Salam jumpa semuanya, saya dulu tinggal di rumahnya mas Dwi, jl. mangga no.2 wulung. salam kenal semuanya ya.
    makanan entung enak banget, jdi pengin pulang ke wulung nih

    • budi
    • Mei 14th, 2009

    @nanang:mas nanang,mas dwi iku adike mas agus yn rumahnya deket pak jito yo mas,lah saiki lg ng endi ki mas

    • Mbah Mun
    • Oktober 29th, 2009

    Assalamu’alaikum wr wb.
    Ulat jati sangat banyak menghasilkan pupuk butiran sederajat NPK dan keindahan motif kayu jati Randublatungpun ikut diperindah ulat jati . Maka jangan diputuskan siklusnya dengan mengkonsumsi enthungnya . Ulat jati memiliki siklus penuh misteri , coba perhatikan !!. Para Ulama mengharamkan makan enthung untuk mempertahankan siklusnya . Ayo kita teliti lebih jauh !!
    Wassalamu’alaikum wr Wb
    Pengasuh Pengajian Tawakal Cahaya Rimba
    Jl Branjangan Rt 02 RW 03 Wulung Randublatung.

    • Pakdhe_alim@yahoo.com
    • November 21st, 2009

    Uedan mas dadi ngiler aku, soale wis suwe buanget gak mangan enthung, sapa ngerti sampean dadi dealer enthung, tinggal download bayar kirim enthunge, piye mas???

  1. Januari 13th, 2012
    Trackback from : Best tire deals
  2. Mei 11th, 2012
    Trackback from : nursing schools in colorado

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: