<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Randublatung online &#187; kekeringan</title>
	<atom:link href="http://randublatung.wordpress.com/tag/kekeringan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://randublatung.wordpress.com</link>
	<description>Seputar Randublatung dan Sekitarnya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 14 Dec 2008 05:28:00 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='randublatung.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/d36d24b7a7ec927db5eb753b1788e6df?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Randublatung online &#187; kekeringan</title>
		<link>http://randublatung.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://randublatung.wordpress.com/osd.xml" title="Randublatung online" />
		<item>
		<title>Mahal Air Bersih di Randublatung</title>
		<link>http://randublatung.wordpress.com/2008/07/03/mahal-air/</link>
		<comments>http://randublatung.wordpress.com/2008/07/03/mahal-air/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2008 04:47:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>randublatung</dc:creator>
				<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[blora]]></category>
		<category><![CDATA[kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[randublatung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://randublatung.wordpress.com/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[

Hari &#8211; hari belakangan ini mungkin jadi hari menyibukkan di beberapa desa di Randublatung. Datangnya musim kemarau tak urung membuat warga repot mencari sumber air bersih untuk konsumsi sehari &#8211; hari.
Sudah terkenal bahwa Blora merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang cukup langka sumber air bersih di musim kemarau. Warga di pedesaan biasanya mengandalkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=randublatung.wordpress.com&blog=3466748&post=61&subd=randublatung&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://randublatung.files.wordpress.com/2008/07/kering.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://randublatung.files.wordpress.com/2008/07/kering.jpg"><img class="size-medium wp-image-62 aligncenter" src="http://randublatung.files.wordpress.com/2008/07/kering.jpg?w=300&#038;h=193" alt="" width="300" height="193" /></a></p>
<p>Hari &#8211; hari belakangan ini mungkin jadi hari menyibukkan di beberapa desa di Randublatung. Datangnya musim kemarau tak urung membuat warga repot mencari sumber air bersih untuk konsumsi sehari &#8211; hari.</p>
<p>Sudah terkenal bahwa Blora merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang cukup langka sumber air bersih di musim kemarau. Warga di pedesaan biasanya mengandalkan sumber air yang lazim disebut &#8220;Sendang&#8221; untuk digunakan beramai &#8211; ramai di musim kemarau seperti ini karena beberapa sumur yang biasa dipakai warga biasanya akan kering airnya. Tidak hanya sumur, sungai juga akan begitu adanya.</p>
<p>TAPI&#8230;.!! kesulitan air bersih biasanya tidak terjadi di desa tempat saya tinggal, Sambongwangan. Berdasarkan pengalaman saya dulu ketika masih tinggal di Sambongwangan, biarpun sedang musim kemarau sumur &#8211; sumur warga di desa kami biasanya tidak akan sampai kering. Kalaupun ada mungkin hanya beberapa saja tidak sampai kekeringan seluruh desa. Karenanya banyak warga dari desa lain mengambil air ke desa kami dengan mamakai jerigen.<span id="more-61"></span></p>
<p>Tapi untuk bercocok tanam tentu saja warga di Randublatung akan sangat kesulitan. Petani di Randublatung masih mengandalkan air hujan untuk keperluan bertaninya. Pada musim kemarau seperti ini biasanya warga akan menanami sawahnya dengan jagung. Masih mendingan daripada tidak ditanami sama sekali. Lagipula komoditi jagung yang ditanam petani sekarang adalah jenis unggul yang menghasilkan lebih banyak hasil panen.</p>
<p>Kekeringan di wilayah kabupaten Blora tahun ini tampaknya sudah meluas. Saya kutip dari kompas.com: Musim kemarau di Kabupaten Blora semakin terasa dan meluas. Di Desa Cabak, Kecamatan Jiken, sebanyak 10 hektar sawah puso, dan di Desa Gabusan, Kecamatan Jati, ratusan warga kembali kesulitan memperoleh air bersih.<br />
Untung (67), petani Desa Cabak, Jumat (13/6), mengatakan 1,5 hektar sawahnya terancam puso. Separuh dari sawah itu sudah tidak dapat dipanen lagi lantaran kekurangan air.</p>
<p>Sawah puso di Desa Cabak menambah luasan sawah terancam kekeringan di Kabupaten Blora. Berdasarkan data Dinas Pertanian Kabupaten Blora, sekitar 472 hektar sawah di tujuh kecamatan terancam kekeringan. Sebanyak 388 hektar tergolong rusak ringan, 57 hektar rusak sedang, adapun 27 hektar rusak berat.</p>
<p>Di Dusun Sucen dan Gabusan, Desa Gabusan, Kecamatan Jati, ratusan warga yang lima hari lalu mendapat pasokan air bersih dari Pemkab Blora, kembali kekurangan air. Mereka terpaksa mengambil air dari Dusun Ngrejeng, Desa Palem, Keca matan Gabus, Kabupaten Grobogan, yang berjarak sekitar lima kilometer dari Desa Sucen dengan bersepeda.</p>
<p>Ya semoga musim kemarau ini akan segera berakhir, berganti dengan datangnya musim hujan. Biar kekeringan yang terjadi tidak berkepanjangan. Amin.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/randublatung.wordpress.com/61/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/randublatung.wordpress.com/61/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/randublatung.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/randublatung.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/randublatung.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/randublatung.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/randublatung.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/randublatung.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/randublatung.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/randublatung.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/randublatung.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/randublatung.wordpress.com/61/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=randublatung.wordpress.com&blog=3466748&post=61&subd=randublatung&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://randublatung.wordpress.com/2008/07/03/mahal-air/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cae6972501a6b4a96dd6df702861b4eb?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">randublatung</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://randublatung.files.wordpress.com/2008/07/kering.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>