Randublatung adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Blora, Propinsi Jawa Tengah. Merupakan salah satu titik penghasil minyak di blok Cepu. Pada sekitar tahun 1992 pernah terjadi blow out di salah satu sumur minyaknya dan proses pemadamannya membutuhkan waktu lebih dari dua bulan.
Randublatung di dalam peta Kabupaten Blora.
Nama nama desa yang terdapat di kecamatan Randublatung di antaranya desa Bekutuk, Bodeh, Gembyungan, Jeruk, Kadengan, Kalisari, Kediren, Kutukan, Ngliron, Pilang, Plosorejo, Randublatung, Sambongwangan, Sumberejo, Tanggel, Temulus, Tlogotuwung dan Wulung. Entah ada yang terlewat atau tidak, saya sendiri sudah banyak yang lupa.
Saya sendiri tinggal dan besar di desa Sambongwangan, sebelah selatan dari pusat kecamatan Randublatung.
Desa yang disebut sebut sebagai salah satu titik penghasil minyak di blok cepu adalah di desa Sumberejo, terletak di sebelah timur kecamatan Randublatung. Dari pengamatan saya dulu, minyak yang dihasilkan tidaklah terlalu besar.
Warga masyarakat di sana kebanyakan bermata pencaharian sebagai petani. Itupun dengan sumber pengairan dari datangnya air hujan saja.
Wilayah Blora didalam peta Jawa tengah
Itulah kira kira gambaran lokasi dari Randublatung.
DIarsipkan di bawah: artikel | Ditandai: profil, randublatung




gak tau kok bisa nyampek di randubelatung. kota minyak, ya? waahh.. salam kenal wae dari kota ikan muncar
randublatung mah bukan kota, cuma kecamatan aja……
kalo yang kota minyak itu cepu, tapi di Randublatung dulu juga sempat ada aktifitas pengeboran minyak, mas Ardi, Muncar itu di mana ya..? maklum kurang gaul…hehe
Randublatung sekarang sih boleh aja disebut kota minyak, sebab setahuku 2 tahun lalu, waktu pulang kampung sudah puluhan titik sumur minyak yang sedang di eksplorasi baik oleh Pertamina atau perusahaan asing lainnya.
bahkan pernah terjadi ledakan sumur minyak di Desa Sumber yang sampai berbulan2 belum bisa dipadamkan, lagi2 masyarakat yang berada di radius 15 km terkena imbasnya berupa polusi udara dan kerusakan lingkungan yang menyebabkan ISPA/inspeksi saluran pernapasan.
Masyarakat juga sempat mengungsi dari rumah, lagi2 kompensasi dari perusahaan minyak yang diterima warga tidak sebanding dengan penderitaan yang ditanggung warga.
10 atau 20 tahun kedepan Randublatung dan Blora di prediksi akan menjadi kota industri yang maju secara ekonomi mengingat tambang2 minyak nantinya sudah pada dieksplotasi/dibor.
Akan tetapi selama masyarakatnya masih dianggap bodoh terus oleh pemerintah dan perusahaan penguasa minyak dan kayu. Maka Rakyat Blora mungkin nantinya akan seperti ” Ayam mati di lumbung padi” karena cuma menjadi penonton melihat kekayaan alamnya dikeruk tanpa berdampak pada kesejahteraan rakyat secara umum. semoga tidak terjadi.
Aku sendiri lahir di sumberejo, setahuku memang banyak eksplorasi tambang minyak di sekitar sumberejo, tapi gak tahu Eksploitasinya tahun berapa?
Anda kami undang di Komunitas BloraFree, daftarkan blog anda di web directory Blora.
Blora Free adalah Bebas Berekspresi, Bebas Berpendapat, Bebas Menyuarakan Nurani Rakyat, Bebas Berdemokrasi, Bebas dari Suap dan Money Politics, Bebas Menyuarakan Kebenaran, Bebas Membongkar Kebohongan dan Ketidakadilan.
Terima kasih kunjungannya……..
sarannya dipertimbangkan…
Mas..aku dulu asli Randublatung juga lho..dari Desa Tanggel
Tapi emang udah sejak SMA th 1988 gak di Randu (krn SMAnya Cepu) sampai sekarang malah jadi orang Tarakan, Kaltim. Tapi kecintaan saya dengan Randublatung gak pernah luntur kok… Terlalu banyak kenangan yang pernah tak lewatin. Kalo ada temen Randu mau kontak silahkan…sisan nyambung
silaturahmikan… kirim aja ke emelku alis_muntono93@yahoo.com
Salam tuk orang – orang Randu ya Mas…
Suwun
eh mz aku punya beberapa tmn di randublatung jg lho, aku pingin maeh kesana sih sebenarnya tp jauuuuuh bgt, klo misalnya minta info lebih detail bisa g? misalnya transpot nya mudah dijangkau g?
@ Ajela : Ke Randublatung sekarang ini gampang banget…..
Ajela sendiri posisi dimana…?
Randublatung bisa di akses dengan kereta api jurusan Jakarta Surabaya turun di stasiun Randublatung….
Atw pakai Bis dari berbagai jurusan, kota besar terdekat dengan Randublatung adalah Cepu dan Blora, banyak sekali bis dari Jakarta, Bandung atw Surabaya ke tujuan itu….. dari BLora atau Cepu tinggal naik Bis kecil ke Randublatung udah nyampai………..
Ajela lam kenal ya, salam juga buat temannya yang di Randublatung….
gimana kabarnya randublatung apa masih ada angin puting beliung aq jg orang randublatung tinggal aq di belakang stasiun di wulung etanan aq skrng krj di bekasi
Randublatung & sekitarnya…. apakah sampai sekarang masih susah air alias kekeringan ya… Soalnya, waktu saya mudik ke desa Jeruk kemarin, ngambil airnya sampai di desa Tobo Doplang.
Salam dari Lampung.
Randublatung adalah kota Jati. Jadi : “Selamatkan Hutan Kami….” Agar kekeringan tidak menjadi langganan tiap tahun.
Ayo kita galakkan ‘Hutan Desa’
wah kalo soal ‘larang banyu’ kayaknya masih tuh mas……
apalagi hutan jatinya sekarang juga tinggal sedikit banget…
aku juga orang Randublatung (Dusun Jampi – Bekutuk), sekarang dah tinggal di Jakarta (Tanjung Priok).
Sayang banget ya Randublatung pembangunannya lambat banget, jalan ke desaku aja sejak kecil ampai sekarang nggak pernah diperbaiki, kemarin waktu lebaran pulang tambah parah aja, kemana kita ya mengadunya, capek menunggunya jalan diperbaiki
wah..pada ngoblolin deso randu yo… ikut nimbrung donk…,…tp jngan kwatir ms li2k susanto skrang sebelah utara sma randublatung dh mulai di bngun lg …
mudah2an pembangunan bisa merata.. amin
eh ms suseno sampean wong njeruk yo…q wong karanggeneng…q mbiyen yo nduwe konco sekolah wong njeruk angkatan 2006….lam knal yo ms…
@ lilik: mas sampean kenal mujiono kr suprayitno saiki wonge ng endi mas,mojiono disek lulusan smp n thn 2003,bar lu2s langsung krj saiki mujiono kr suprayitno wes kwn drng mas
ayo randu maju trus yaa jangan sampai ketinggalan ama daerah lain ya …. titip salam ama teman di radio silva swara rbg dan teman2 kopegtel telkom rbg dari agus..agus …alaa.. agus haaaaaaa
Assalamualaikum.
Mohon keterangan tentang wilayah-wilayah di Kecamatan Randublatung yang berpotensi untuk tanaman tembakau atau desa-desa yang sudah ditanami masyarakat Randublatung dengan tanaman tembakau. Terimakasih.
Wassalamualaikum.
Aku yo cah Randu. Omahku Jl. Perguruan – deket Sambongwangan. Aku wis suwe banget ora mulih kampung, soale keluarga wis gak ada yang di Randu. Perkembangan Randublatung lambat banget, dulu aku pergi ke Jakarta tahun 1973, sampai sekarang keadaanya tidak berubah (ada sih sedikit perubahan). Sekarang aku tinggal di Bekasi.
Walaupun sering di ledek temen2 kantor, tapi aku bangga lho sama Randublatung. Harapanku, semoga dengan ditemukannya sumber minyak di Randu, ekonomi Randu juga ikut terdongkrak. Maju terus Randublatung.
@mas yudi:bekasine endi mas
tp sayang penghasil minyak jalannya pd rusak semua . . . bupatinya o o o n X. . . . . . !